Be thankful for…

Be thankful for what you have; you’ll end up having more. If you concentrate on what you don’t have, you will never, ever have enough. Oprah Winfrey

Agama apapun selalu mengajarkan umatnya untuk bersyukur, bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kenapa manusia selalu diharuskan untuk bersyukur? Karena manusia dituntut untuk selalu sadar bahwa apapun yang ada dihadapan, disekitar, dan didalam diri kita adalah sebuah pemberian. Bayi tidak akan ada tanpa sebuah pemberian, pemberian yang berbentuk pembuahan yang dilakukan oleh sepasang laki-laki dan perempuan. Bayi tersebut tidak akan lahir ke dunia jika tidak diberikan nyawa oleh Tuhan.

Namun yang terjadi saat ini di dunia ini adalah manusia tidak lagi bersyukur atas apa yang dimiliki. Manusia selalu merasa kurang. Iya, memang merasa tidak puas adalah sifat alami manusia. Manusia selalu memiliki keinginan yang tidak terbatas. Tetapi manusia bisa menahan keinginannya dengan mempertimbangkan berbagai hal. Salah satunya adalah lihat lingkungan sekitar dan bagaimana kita meraih keinginan tersebut. Banyak manusia sudah acuh dengan lingkungannya, banyak manusia sudah tidak memperdulikan bagaimana ia bisa meraih keinginannya tersebut, banyak manusia sudah tidak mempertimbangkan apakah ada yang dirugikan jika ia meraih keinginan itu. Sikap-sikap tersebut sudah menjelma menjadi perilaku yang bernama “KORUPSI”.

Andai saja manusia itu selalu bersyukur, bersyukur atas apapun dan dalam kondisi apapun. Hidup manusia akan selalu bahagia, bahagia jasmani dan rohani. Karena ia akan selalu merasa cukup padahal kondisinya sangat memprihatinkan. Kita bisa menarik benang merah bahwa bahagia jangan hanya dinilai dari kekayaan, tapi lihatlah dari hati. Karena kekayaan tidak menjamin bahagia hati. Namun bukan berarti kita tidak boleh kaya, karena kaya itu hak semua manusia. Tetapi sekali lagi, dalam mencapai kekayaan itu tidak boleh menghalalkan segala cara karena manusia didunia ini tidak sendiri, masih ada manusia yang lain.

So, pesan moralnya adalah bersyukurlah atau dirimu tidak akan pernah merasa cukup sampai kapanpun.

Tagged with:
Posted in Event

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: