Kepercayaan Kepada Pemimpin, Itulah yang Hilang di Indonesia

The trust of the people in the leaders reflects the confidence of the leaders in the people.” Paulo Freire

 

Paulo Freire adalah seorang tokoh pendidikan dan teoritikus berkebangsaan Brasil. Ia banyak mengeluarkan kalimat-kalimat mutiara, yang kali ini diangkat adalah menyangkut kepercayaan kepada pemimpin. Dalam kalimatnya, ia menyampaikan bahwa kepercayaan masyarakat kepada pemimpinnya adalah sebuah cerminan dari kepercayaan pemimpin kepada rakyatnya. Dari ilustrasi tersebut bisa ditarik sebuah kesimpulan bahwa kepercayaan pemimpin tidak hanya berasal dari rakyat, tetapi juga pemimpin tersebut harus percaya kepada rakyatnya.

Permasalahan klisenya adalah bagaimana menciptakan kepercayaan di kedua belah pihak? Sederhana saja untuk pemimpin, jadilah seorang pemimpin yang Amanah, Cerdas, Benar, dan Menyampaikan (oleh umat Islam lebih dikenal sebagai Shiddiq, Amanah, Fathonah, dan Tabligh yang merupakan sifat Nabi Muhammad SAW). Seorang pemimpin harus amanah, seorang pemimpin harus mampu melaksanakan semua kewajiban, tanggung jawab, beban, tugas, dsb dengan sebaik-baiknya dan sepenuh hati. Tanpa memikirkan apakah tanggung jawab itu menguntungkan bagi dirinya sendiri. Selanjutnya, seorang pemimpin harus cerdas karena tidak mungkin individu menjadi seorang pemimpin tetapi ia tidak cerdas atau bodoh. Cerdas disini bukan untuk mendapatkan kepentingan pribadi, tetapi bagaimana caranya menyikapi masalah dan mengambil solusi agar bisa diterima dan menguntungkan semua pihak. Jika dibutuhkan untuk berdiskusi dan berdebat, bagaimana caranya agar diskusi dan debat tersebut berjalan lancar sehingga tercapai keputusan yang Win-Win Solution.

Selanjutnya adalah benar. Yang dimaksud benar adalah semua tindakan dan ucapannya benar. Seorang pemimpin harus mampu berkomitmen dengan apa yang diucapkannya dan kemudian direalisasikan menjadi sebuah tindakan. Yang perlu diingat adalah seorang pemimpin harus mampu berpikir jernih dan mendetil tentang apa yang akan diucapkan dan dilaksanakannya.

Yang terakhir adalah menyampaikan. Seorang pemimpin harus menyampaikan segala sesuatu yang harus disampaikan kepada rakyatnya. Meski berita yang akan disampaikan itu akan menyinggung perasaan rakyatnya atau membuat gempar negara, berita itu harus disampaikan. Namun yang terpenting selain itu adalah bagaimana pemimpin tersebut merespon feedback dari rakyatnya terkait berita yang disampaikan. Dan penyampaian berita tersebut sebisa mungkin harus disampaikan oleh pemimpin itu sendiri.

4 sifat ini juga selayaknya dimiliki rakyat. Laksanakanlah semua kewajiban dan tanggung jawab sebagai rakyat dengan sepenuh hati. Rakyat harus mampu mencari solusi untuk menyelesaikan masalah dirinya sendiri tanpa harus menyebabkan masalah bagi orang lain dan pemimpinnya. Selain itu, rakyat juga harus bertindak dan berucap yang benar yang kaitannya dengan penyampaian. Sampaikan berita dari pemimpinnya dengan benar, dengan itu maka tidak terjadi lagi penyimpangan informasi dari pemimpin kepada rakyat. Tidak lupa rakyat juga harus ikut berkomunikasi dengan pemimpinnya dengan cara yang benar dan tidak melanggar norma dan etika yang ada di masyarakat.

4 hal ini jika dilaksanakan dengan baik-baik di Indonesia, pasti dapat membantu merubah Indonesia menjadi lebih baik. Karena perubahan yang terpenting adalah dimulai dari pemimpin dan siapa yang dipimpinnya yang dalam hal ini adalah rakyat. Baru setelah itu bersama-sama merubah sistem dan pola pikir yang salah.

Semoga Indonesia Menjadi Lebih Baik Dimasa Depan

Tagged with: , ,
Posted in Pandangan, Politik, Sosial

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: