Pembelian Pesawat Kepresidenan Republik Indonesia

Pembelian pesawat kepresidenan memang sudah mendapatkan pro dan kontra sejak awal isu ini beredar. Bahkan di awal isu ini beredar pihak istana mulai goyah untuk meneruskan pembelian pesawat tersebut. Pembelian pesawat tersebut dinilai banyak kalangan sebagai suatu usaha menghamburkan uang disaat rakyat Indonesia hampir seluruhnya hidup di garis kemiskinan. Namun minggu ini beredar fakta bahwa pemerintah telah resmi membeli pesawat kepresidenan dari Boeing yaitu, Boeing Business Jet 2 senilai $91,2 juta yang akan datang pada Agustus 2013.

Banyak kalangan tindakan pembelian pesawat ini menunjukkan sikap hedon dari istana. Namun, pihak istana membantah ini adalah sikap hedon, justru ini malah penghematan. Karena menurut mereka pembelian pesawat jauh lebih efisien ketimbang melakukan carter pesawat seperti selama ini dilakukan. Rata-rata Rp 162.758.869.545 sudah dihabiskan per tahun untuk membiayai perjalanan sang presiden. Muncul pemikiran “kalau begitu nggak usah melakukan perjalanan saja.” Jika ada yang memunculkan pemikiran ini, hey presiden tidak bisa hanya duduk manis di istana tanpa mengecek ke lapangan. Sering mengecek ke lapangan saja masih banyak permasalahan apalagi tidak melakukan pengecekan?? Indonesia ingin dikenal di kancah internasional, kalau presidennya tidak melakukan kunjungan ke luar negeri bagaimana Indonesia bisa dikenal oleh dunia internasional?

Post kali ini bukan untuk membahas pro dan kontra, tapi kali ini akan diungkapkan spesifikasi Boeing Business Jet 2 737-800 yang bernilai $91,2 juta.

Dimensi :

  • Panjang pesawat (hidung s/d ekor) = 39,5m
  • Tinggi (ujung ekor belakang  s/d tanah) = 12,5m
  • Lebar rentang sayap = 35,8m
  • Lebar rentang sayap belakang = 14,3m
  • Luas kabin = 93,27 m2

Pesawat ini akan menampung kurang lebih 70 orang yang merupakan bagian dari rombongan kepresidenan. Design layout kabin pesawat ini juga akan didesain khusus untuk mengangkut VVIP seperti presiden dan ibu negara. Kelebihan lain dari pesawat ini adalah mampu terbang selama 10-12 jam dan mendarat di bandara kecil (sebagian bandara di Indonesia Timur masih tergolong kecil). Pesawat ini juga memiliki peralatan navigasi dan komunikasi yang canggih. Serta dilengkapi dengan cabin insulation dan inflight entertainment.

Semoga dengan pembelian pesawat Kepresidenan ini ada perubahan yang berarti khususnya bagi Indonesia yang menjadi makin baik.

 

 

Klik untuk melihat Video

Posted in Ekonomi, Gadget and Lifestyle, Pandangan, Sosial

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: